Sang-rajawali.blogspot.com

Situs personal yang memuat artikel tentang seni, budaya, filsafat, religi, humaniora, mistik, politik, teknologi, free-stuff.
Kirimkan artikel/iklan anda ke : admin.sang-rajawali.blogspot.com. Artikel yang sesuai dengan konten blog ini akan diseleksi dan dimuat di blog ini sesuai katagorinya. Untuk pemasangan iklan private pada "banner jin" akan dimuat setelah kiriman di-approve oleh admin.

Iklan 125 X 125

Iklan 125 X 125

Iklan 125 X 125

My Little Family

My Little Family
Aku - Nurlita Dyah Asmarani - Shourraya Callista (2th)

28 January 2009

Ilmu Allah adalah pedoman untuk Mengenal "Hamba (makhluk)" dan "Tuhan (Khalik)" nya

Bahwa manusia dijadikan oleh Allah adalah untuk berbakti/beribadah dan untuk menyatakan Diri-Nya sendiri pada Zat, Sifat, Asma’ dan Af’al-Nya.

Firman Allah dalam Surah Az Zariyat 56 :
“Sesungguhnya tidak Aku jadikan jin dan manusia kecuali untuk beribadah/berbakti”

Untuk mencurahkan bakti/ibadah kepada Allah maka manusia haruslah mengenal Allah.

Sabda Rasulullah SAW :
“Awal dari agama adalah dengan mengenal Allah”

Untuk mengenal Allah, maka Allah memberikan ilmu kepada manusia melalui Akal dan Iman dengan satu harapan agar manusia mengetahui akan hakekat sebenar-benarnya tujuan zahirnya ke dunia ini.


Sesungguhnya semua ilmu yang ada pada manusia adalah Ilmu Allah semata, sedangkan manusia pada hakekatnya adalah kosong semata.

Firman Allah dalam Surah Yunus 57 :
“Hai manusia sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit di dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang beriman”

Pada dasarnya Ilmu Allah terbagi menjadi tiga bagian yaitu :

  1. Ilmu Kalam
  2. Ilmu Ghaib
  3. Ilmu Syahadah
Firman Allah SWT dalam Surah Al A’laq 1-5 :
“Bacalah bahwa Tuhanmu itu bersifat Al Akram yang mengajarkanmu dengan Ilmu Qalam dan Tuhanmu mengajarkan manusia pada tidak mengerti menjadi faham atas sesuatu”

Firman Allah SWT dalam Surah Al Hasyr 22 :
“Dan sesungguhnya Allah itu memiliki Ilmu Ghaib dan Ilmu Syahadah”


ILMU KALAM
Ilmu Kalam adalah suatu ilmu pengetahuan dari Allah yang dapat dipelajari oleh manusia untuk tujuan memahami sesuatu di alam maya ini. Dapat dibicarakan, diajarkan, dan dapat diterima oleh pancaindera dan daya fikir manusia yang bersifat zahir semata. Kedalaman dari ilmu ini hanya sebatas dan sejauh pancaindera mencapainya dan tidak lebih. Sebagai contoh, manusia telah mengkaji tentang atom dan DNA (Dioxyribo Nucleid Acid). Namun hingga sekarang tidak pernah mampu mendalami bagaimana atom atau DNA terbentuk.

Dapat disimpulkan bahwa Ilmu Kalam adalah ilmu yang memang diilhamkan oleh Allah kepada daya fikir manusia untuk dapat memahami alam sekitarnya sebagai bekal hidup di dunia. Akan tetapi ilmu inipun hanya diberikan dalam pola bidang-bidang tertentu saja sesuai dengan takaran daya fikir manusia dimaksud.

Transformasi Ilmu Kalam :
  1. Allah memberikan rangsangan berupa gejala-gejala alam sekitar untuk kemudian memicu daya fikir manusia (yang diilhami) untuk mengkaji dan mendalaminya.
  2. Hasil kajian dan pendalaman ini (pada bidang tertentu) kemudian menjadi ilmu pengetahuan yang dapat dibuktikan oleh pancaindera dan daya fikir manusia.
  3. Transformasi ilmu ini kepada manusia lainnya adalah melalui guru zahir dengan segala sebutannya.


ILMU GHAIB
Adalah merupakan suatu ilmu yang dapat menerangkan sesuatu yang tidak dapat diterangkan oleh Ilmu Kalam. Ilmu Ghaib adalah ilmu pengetahuan yang amat luas sekali ruang lingkupnya sehingga tidak mampu dijangkau oleh daya fikir manusia. Ilmu Ghaib hanya bisa diterima oleh Akal dan Iman.

Ringkasnya, Ilmu Ghaib adalah ilmu pengetahuan yang meliputi Alam Saghir (batang tubuh manusia) dan Alam Kabir (jagad raya / alam maya).

Keluasan Ilmu Ghaib meliputi tujuh petala langit dan tujuh petala bumi serta apa saja yang ada di antara keduanya.

Syarat mutlak untuk memperoleh ilmu ini adalah :
  1. Suci jiwa dan raga.
  2. Mengenal diri.
  3. Akal jernih yang dihasilkan oleh hati yang beriman terhadap Allah SWT.

Manusia dikatakan beriman sehingga ber-akal jernih adalah manusia yang telah mampu menghancurkan gumpalan darah kotor di ujung jantung mereka yang menjadi Istana Iblis. Bila gumpalan darah kotor itu hancur maka akan terpancarlah Nur dari dalam jantung yang disebut NurQalbun (Cahaya hati) yang sesungguhnya adalah sebenar-benarnya hati para mukmin.

QALBUN MUKMIN BAITALLAH (Hati orang-orang mukmin adalah Istana Allah)

Dalam pada ini disebutlah QALBUN MUKMIN sebagai AKAL. Yaitu keimanan, keyakinan hakiki terhadap sesuatu secara mutlak tanpa ragu sedikitpun melalui jalan “ghaib” walau logika (daya fikir) manusia tidak bisa menerimanya.

Kadar penerimaan Ilmu Ghaib luasnya tergantung pada kadar kesucian hati dan jiwa manusia serta mengikut kadar yang dikaruniakan sendiri oleh Allah padanya.

Firman Allah dalam Surah Al Taghaabun 11 :
“Dan barang siapa beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya”

Pengetahuan Ilmu Ghaib dapat dilihat oleh mata bathin (bashirah) dan dapat didengar oleh telinga bathin serta kelezatannya dapat dirasakan oleh Qalby hakiki yang dimiliki oleh para Arif billah.

Perlu ditekankan di sini bahwa pengertian “hati” pada uraian di atas sangatlah berbeda dengan pengertian hati seperti lazimnya manusia sekarang mengartikannya. Bahwa pada hakekatnya hati (qalby hakiki) tidaklah pernah kotor oleh karena NurQalbun yang selalu bersinar. Maka sesungguhnya yang menutupinya adalah gumpalan darah kotor yang berada di ujung jantung. Semakin manusia menuruti godaan dan hasutan Iblis dan Syeitan maka semakin besarlah Istana Iblis (berupa gumpalan darah kotor) hingga semakin tebal gumpalan darah kotor tersebut yang akhirnya semakin tertutuplah qalby hakiki hingga NurQalbun seolah tidak terpancar dari dalam jantung.

Jadi sesungguhnya, secara fisik letak qalby hakiki adalah pada jantung. Sedangkan hati menurut persepsi kedokteran sesungguhnya adalah liver.

Bahwa sesungguhnya NurQalbun inilah yang membuat manusia dikatakan “hidup”. Maka pantaslah jika jantung (secara kedokteran) dikatakan sebagai sumber utama penopang biologis manusia, sedangkan darah yang terpompa dari/ke jantung adalah bertindak sebagai “minyak” bagi “cahaya kehidupan” manusia.

Transformasi Ilmu Ghaib :
  1. Allah memilih sendiri manusia yang akan dikaruniai ilmu ghaib melalui cara penyampaian secara LADUNI.
  2. Manusia yang menempuh jalan hakekat menuju Allah SWT dengan cara mengikuti cara-cara para guru hakekat / makrifat serta mursyid (penuntun) sebagai guru zahir ilmu ini. Bila manusia ini tekun dan istiqamah pada jalannya maka akan memperoleh pula ilmu Ghaib secara Laduni melalui perantara guru-guru ghaib seperti wali-wali Allah, Nabi dan Rasul.
Bila Nabi dan Rasul menerima wahyu dari Allah dengan 9 cara, maka Ilmu Ghaib dihantarkan kepada manusia secara LADUNI dengan 5 cara yaitu :
  1. Melalui Nur. Biasanya dapat diterima oleh orang yang sedang menjalani thariqah, melalui jalan mimpi secara kiasan atau sejelas-jelasnya. Murid yang mengalami hal ini wajiblah merujuk kepada “guru yang mursyid” agar tidak terjebak oleh makna-makna manusiawi oleh karena nafsu.
  2. Melalui Tajalli. Tajalli dapat diartikan sebagai penjelmaan buah fikiran dari perasaan “Zauq” (hanyut sesaat dalam ke-Maha Besar-an Allah). Maka terbitlah dari mulut atau akalnya suatu pengetahuan baru yang tidak pernah didengar dan diperkatakan olehnya sebelumnya. Dalam keadaan ini wajib pula si murid merujuk kepada “guru yang mursyid” untuk mendapatkan penjelasan yang lebih dalam.
  3. Melalui Sir. Adalah jalan penyampaian Ilmu Ghaib secara rahasia, yang hanya dapat dirasakan dan didengar oleh seseorang secara mutlak. Lazimnya melalui pendengaran bathin. Suara-suara yang didengar oleh pendengaran bathin adalah suara para Wali Allah Yang Agung tentang Ilmu Ghaib.
  4. Melalui Sirrusir. Adalah merupakan suatu jalan penyampaian Ilmu Ghaib dengan “rahasia di dalam rahasia”. Dalam hal ini manusia dimaksud dapat melihat dengan Penglihatan Bathin, dapat mendengar dengan Pendengaran Bathin tentang suatu peristiwa atau pengajaran Ilmu Ghaib, seperti layaknya menyaksikan tayangan televisi.
  5. Melalui Tawassul. Adalah dengan cara penjelmaan oleh Guru atau Wali Allah yang ghaib untuk menemui orang dimaksud untuk mengajarkan Ilmu Ghaib. Bertemunya dalam keadaan sadar dan bukan mimpi.


ILMU SYAHADAH
Adalah ilmu yang paling tinggi di dalam pelajaran Ilmu Allah yang dapat dikuasai oleh manusia. Ilmu ini adalah ilmu Makrifah dan Syahadah (Mengenal dan Menyaksikan) dengan sebenar-benarnya (Haq) kepada Allah SWT.
Hanya Allah sendiri yang mengajarkan secara langsung. Dengan lain perkataan, Ilmu Syahadah adalah ilmu untuk menyatakan diri Allah sendiri. Ilmu ini hanya dicapai oleh para Rasul, Nabi dan Wali Allah yang agung.


Wallahu a’lam bissawaab.



11 komentar:

Al Jabbar berkomentar :

salamunkaulanminrabbinrahim...

Bila Nabi dan Rasul menerima wahyu dari Allah dengan 9 cara, maka Ilmu Ghaib dihantarkan kepada manusia secara LADUNI dengan 5 cara...

udah cukup kah dengan 9 cara aja bagi sang rasul... dan udah cukup kah 5 cara bagi sang manusiawi....

LADUNI = LAA... DUNIA....

MAKANYA :

tiada dunia... apabila DITERBALIKKAN DUNIAWIAH ini, lalu apa yang tampak??? hanya lawannya semata2 iaitu AKHIRAT....

MATIKAN DIRI KAMU SEBELUM KAMU DIMATIKAN....

lalu siapa yang ada/tinggal apabila jasad telah mati...?

KEHADIRAN ZAT MUTLAQ/QIAMAT YANG PASTI!!!

Ekspedisi ini bagai tiada henti
kan menjadi antologi diri
terhentilah mimpi
terhapuslah sepi
sanubari yang lebih berani

CUMA SATU JALAN AJA YANG PASTI BUNG....
DENGAN " JALAN TAUHID "....

73 pintu... 73 jalan... yang sampai cuma SATU JALAN.....:(( :)

Anonymous berkomentar :

saya mesti banyak belajar....

Anonymous berkomentar :

XiXiXiXiXi ketinggian mas ilmunya xixixixi

Anonymous berkomentar :

Masak ada rank bs tau ALLAH xixixixi

Anonymous berkomentar :

73 jalan itu betul, tapi satu jln itu yg jadi rahsia pada yg semua jln itu....rahsia di dalam rahsia.......bukan begitu ngak?

Anonymous berkomentar :

dari pada pusing2...berbuat baik aja....jalan yang lurus....:P

Anonymous berkomentar :

Assalamualaikum wr.wb. saya baru saja membaca artikel ini... semoga Allah memberikan pertolongan, bimbingan, arahan dan petunjuk-Nya untuk menyampaikan kita kepada-NYa... Aamiin

Anonymous berkomentar :

Jadilah guru atas dirimu sendiri dan jadilah murid atas dirimu sendiri . . .
Kenali dulu diri kt , baru kt kenali allah . . .
Sucikan diri kt baru kt mengenali allah . . .
Bukankah allah berfirman : kabarkanlah kpada smua hamba"ku, bahwa akulah yg maha pengampun lagi maha penyayang . . .
Jka ingin mencari ulmu , carilah yg punya ilmu, yaitu : ALLAH .

Pengobatan Quantum berkomentar :

Mantap mastah, nice inpoh, ijin bukmark ya :)

muhammad sidiq berkomentar :

...

Anonymous berkomentar :

terjadang terlalu paham membuat hati pun menjadi ragu.

Beri Komentar

 

Public Ads Info

PT. Reyvita Salsabila. Agen perjalanan untuk ONH Plus, domestik, dan luar negeri. Kantor pusat Jl. A. Wahab Syahrani - Samarinda - Kalimantan Timur. Contact Person : Syafii Jafar (08125523874).

In house Training. Komunitas Pengembangan Teknologi - Polnes telah membuka in house training untuk beberapa paket : Instrumentasi, Interface Programming, Microprocessor, C++ and Assemby Programming. Contact person : Supriadi, SST (081347543575), Agusma W, SST (081350092747), Arif Bram, SST (081347023452).

Kumpulblogger.com Ads Info

Terawangan (percaya atau tidak)

Petarung Linglung.06 Maret 2009, 15:28 PM. Arena pertarungan adalah tempat favoritnya. Senjata adalah mainannya. Berbagai jurus adalah makanannya. Segala bentuk kanuragan dan ilmu kedigdayaan habis tuntas dirampas.Si petarung sekarang merasa telah mencapai titik puncak kejayaan. Nun jauh di sana, sang waktu sedang menanti bertemunya para pemuja petarung dengan orang-orang yang terbantai, bertempurnya dua kekuatan. Puncak kemenangan dan puncak gundah gulana teraniaya. Wallahu a'lam. (sumber : dirahasiakan).

Pemicu sudah tercipta.Maha Besar Allah. Akhirnya pemicu terjadinya takdir-Nya ternyata ditimbulkan dari orang-orang yang memang akan "dimusnahkan"-Nya, bukan dari para pejuang kebenaran. Tunggu saja dan waspada terhadap kaum munafik. Sabar adalah kunci, istiqomah adalah pelindung. (sumber : dirahasiakan).

"Huru-hara besar".Sekitar bulan ketiga tahun 2009 akan terjadi huru-hara besar yang menjadi awal dari huru-hara yang lebih besar lagi. (sumber : dirahasiakan).

Kursi Panas.“Kursi-kursi” yang ada di seantero bumi Nusantara sekarang ini telah banyak yang meningkat suhunya. Entah disengaja atau tidak, setiap orang yang melihat menjadi “enggan”, setiap orang yang duduk di sana menjadi “panas” dan menimbulkan energi “panas” di sekitarnya. Waspada bagi yang melihat, segera introspeksi yang sedang duduk di sana. (sumber : dirahasiakan).

Injury Time.Layaknya permainan sepak bola, sekarang ini sedang berlangsung “injury time” bagi yang sedang “berkuasa” atau yang sedang “menguasai lapangan pemainan”. Semoga “injury time” ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi “semua tim”. Tetapi perlu diwaspadai, event “suddent death” bisa terjadi setiap saat. (sumber : dirahasiakan).

"Rudal nyasar".Tidak selamanya alat “pelacak panas” yang terpasang di setiap “rudal” dapat berfungsi dengan baik. Ada kalanya oleh karena sesuatu dan lain hal, bisa terjadi peristiwa “rudal nyasar”. Bisa dipastikan peristiwa “rudal nyasar” akan berakibat buruk bagi target yang sesungguhnya bukan target. Perlu diwaspadai : “yang dianggap salah belum tentu salah, yang merasa benar sudah pasti tidak benar”. “Rudal nyasar” kebanyakan terjadi oleh karena salah menterjemahkan kata “benar dan salah”. (sumber : dirahasiakan).

Conteng saya.Sekarang ini, langit telah dipenuhi oleh do’a-do’a yang pada intinya bermakna “conteng saya” yang bertarung dengan kemurnian do’a orang-orang yang teraniaya. Do’a-do’a yang bermakna “conteng saya” tetap akan berjaya selama “injury time”. (sumber : dirahasiakan).

Satria emas berkuda putih.Akan datang “satria emas berkuda putih” dengan membawa “seribu pasukan langit” yang tidak tampak bagi hati yang “tertutup nafsu”. Kedatangannya disebabkan oleh “gudang langit” yang sudah tidak mampu lagi menampung do’a orang-orang yang teraniaya. (sumber : dirahasiakan).

Pengikut

Komentar Terbaru

sang-rajawali.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com | Fully redesigned template by Onny Gaffar | or please Contact Me