Sang-rajawali.blogspot.com

Situs personal yang memuat artikel tentang seni, budaya, filsafat, religi, humaniora, mistik, politik, teknologi, free-stuff.
Kirimkan artikel/iklan anda ke : admin.sang-rajawali.blogspot.com. Artikel yang sesuai dengan konten blog ini akan diseleksi dan dimuat di blog ini sesuai katagorinya. Untuk pemasangan iklan private pada "banner jin" akan dimuat setelah kiriman di-approve oleh admin.

Iklan 125 X 125

Iklan 125 X 125

Iklan 125 X 125

My Little Family

My Little Family
Aku - Nurlita Dyah Asmarani - Shourraya Callista (2th)

09 March 2009

Jenis pemimpin menurut Ki Sukmojati

Sukmojati sedang asyik duduk di beranda padepokannya menjelang tengah malam tiba. Entah darimana asalnya, tiba-tiba terdengar suara memanggilnya. “Sukmojati…!!! Bicaralah engkau dengan dirimu sendiri. Sampaikan apapun pengetahuanmu tentang manusia. Pantaskah engkau menjadi manusia, hingga engkau harus menerima amanah Allah untuk menjadi khalifah bagi jagad-Nya “.
Sukmojati tersentak. Ia terdiam sejenak. Kemudian tanpa basa-basi lagi, tanpa mencari siapa dan darimana sumber suara itu, maka berbicaralah Sukmojati sendirian seperti orang gila.

Pemimpin, pastilah ada yang dipimpinnya. Manusia, selama belum mampu memimpin dirinya sendiri, mestilah sadar dan siap untuk dipimpin oleh sesamanya.
Menurutku, ada berbagai jenis pemimpin di dunia ini.

Pemimpin Gila
Manusia yang merasa menjadi pemimpin, padahal tidak ada satupun di sekitarnya yang sedang dipimpinnya. Dia memimpin seolah ada yang dipimpinnya, seolah ada yang mau dipimpinnya, seolah ada yang menuruti apapun perintahnya. Padahal tidak ada sama sekali.

Pemimpin Ambisi
Dia menjadi pemimpin oleh karena keinginan dirinya dan didukung oleh segala kekuatan yang dimilikinya. Maka dia hanya menjadi pemimpin bagi kekuatannya. Orang-orang yang ada di sekitarnya hanyalah sekedar makhluk hidup yang menerima akibat apapun dari kekuatan yang dimilikinya.

Pemimpin Lupa Diri
Dia dinyatakan sebagai pemimpin, tetapi lebih banyak melakukan segala sesuatu sesuka dirinya. Dia lupa bahwa ada orang-orang di sekitarnya yang perlu diperhatikan dan dipimpinnya. Dia lupa bahwa dirinya masih ada dan dilihat dengan jelas oleh banyak orang apapun yang dilakukannya.

Pemimpin Bodoh
Dia dinyatakan sebagai pemimpin, tetapi lebih banyak menyerahkan tugas-tugas kepemimpinannya kepada orang-orang yang dipimpinnya. Dia hanyalah seperti boneka yang dipajang di etalase untuk hanya sekedar dilihat dan dikomentari cara penampilannya.

Pemimpin Lemah
Dia dinyatakan sebagai pemimpin, tetapi selalu ragu dalam melakukan segala sesuatu sehingga selalu tergantung pada orang-orang yang dipimpinnya. Dia seperti seorang pelayan bagi pelayannya. Sedangkan pelayanlah yang jadi jurangannya.

Pemimpin Terpaksa
Dia dinyatakan sebagai pemimpin oleh karena situasi dan kondisi yang memaksanya untuk mau tidak mau menjadi pemimpin. Dalam perjalannya, bisa jadi rasa tanggungjawab dirinya sebagai pemimpin akan selalu bertabrakan dengan penyebab dirinya menjadi pemimpin.

Pemimpin Sejati
Dia tidak memerlukan pengakuan orang lain sebagai pemimpin. Dia selalu diperlukan pada waktu dan keadaan yang memang seharusnya. Dia mengutamakan orang lain pada saat sedang memimpin, dan mengurus dirinya sendiri pada saat sedang tidak memimpin.

“Sukmojati ….!!!”, terdengar lagi suara misterius itu. “Menurutmu, jenis pemimpin mana sekarang ini yang lebih banyak ….!!!!”.

“Pemimpin Gila….!!!”, jawab Ki Sukmojati.

Wallahu a’lam bissawaab.doa



1 komentar:

ranu berkomentar :

sepertinya sekarang lagi musim pemimpi yg mau jadi pemimpin

Beri Komentar

 

Public Ads Info

PT. Reyvita Salsabila. Agen perjalanan untuk ONH Plus, domestik, dan luar negeri. Kantor pusat Jl. A. Wahab Syahrani - Samarinda - Kalimantan Timur. Contact Person : Syafii Jafar (08125523874).

In house Training. Komunitas Pengembangan Teknologi - Polnes telah membuka in house training untuk beberapa paket : Instrumentasi, Interface Programming, Microprocessor, C++ and Assemby Programming. Contact person : Supriadi, SST (081347543575), Agusma W, SST (081350092747), Arif Bram, SST (081347023452).

Kumpulblogger.com Ads Info

Terawangan (percaya atau tidak)

Petarung Linglung.06 Maret 2009, 15:28 PM. Arena pertarungan adalah tempat favoritnya. Senjata adalah mainannya. Berbagai jurus adalah makanannya. Segala bentuk kanuragan dan ilmu kedigdayaan habis tuntas dirampas.Si petarung sekarang merasa telah mencapai titik puncak kejayaan. Nun jauh di sana, sang waktu sedang menanti bertemunya para pemuja petarung dengan orang-orang yang terbantai, bertempurnya dua kekuatan. Puncak kemenangan dan puncak gundah gulana teraniaya. Wallahu a'lam. (sumber : dirahasiakan).

Pemicu sudah tercipta.Maha Besar Allah. Akhirnya pemicu terjadinya takdir-Nya ternyata ditimbulkan dari orang-orang yang memang akan "dimusnahkan"-Nya, bukan dari para pejuang kebenaran. Tunggu saja dan waspada terhadap kaum munafik. Sabar adalah kunci, istiqomah adalah pelindung. (sumber : dirahasiakan).

"Huru-hara besar".Sekitar bulan ketiga tahun 2009 akan terjadi huru-hara besar yang menjadi awal dari huru-hara yang lebih besar lagi. (sumber : dirahasiakan).

Kursi Panas.“Kursi-kursi” yang ada di seantero bumi Nusantara sekarang ini telah banyak yang meningkat suhunya. Entah disengaja atau tidak, setiap orang yang melihat menjadi “enggan”, setiap orang yang duduk di sana menjadi “panas” dan menimbulkan energi “panas” di sekitarnya. Waspada bagi yang melihat, segera introspeksi yang sedang duduk di sana. (sumber : dirahasiakan).

Injury Time.Layaknya permainan sepak bola, sekarang ini sedang berlangsung “injury time” bagi yang sedang “berkuasa” atau yang sedang “menguasai lapangan pemainan”. Semoga “injury time” ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi “semua tim”. Tetapi perlu diwaspadai, event “suddent death” bisa terjadi setiap saat. (sumber : dirahasiakan).

"Rudal nyasar".Tidak selamanya alat “pelacak panas” yang terpasang di setiap “rudal” dapat berfungsi dengan baik. Ada kalanya oleh karena sesuatu dan lain hal, bisa terjadi peristiwa “rudal nyasar”. Bisa dipastikan peristiwa “rudal nyasar” akan berakibat buruk bagi target yang sesungguhnya bukan target. Perlu diwaspadai : “yang dianggap salah belum tentu salah, yang merasa benar sudah pasti tidak benar”. “Rudal nyasar” kebanyakan terjadi oleh karena salah menterjemahkan kata “benar dan salah”. (sumber : dirahasiakan).

Conteng saya.Sekarang ini, langit telah dipenuhi oleh do’a-do’a yang pada intinya bermakna “conteng saya” yang bertarung dengan kemurnian do’a orang-orang yang teraniaya. Do’a-do’a yang bermakna “conteng saya” tetap akan berjaya selama “injury time”. (sumber : dirahasiakan).

Satria emas berkuda putih.Akan datang “satria emas berkuda putih” dengan membawa “seribu pasukan langit” yang tidak tampak bagi hati yang “tertutup nafsu”. Kedatangannya disebabkan oleh “gudang langit” yang sudah tidak mampu lagi menampung do’a orang-orang yang teraniaya. (sumber : dirahasiakan).

Pengikut

Komentar Terbaru

sang-rajawali.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com | Fully redesigned template by Onny Gaffar | or please Contact Me