Sang-rajawali.blogspot.com

Situs personal yang memuat artikel tentang seni, budaya, filsafat, religi, humaniora, mistik, politik, teknologi, free-stuff.
Kirimkan artikel/iklan anda ke : admin.sang-rajawali.blogspot.com. Artikel yang sesuai dengan konten blog ini akan diseleksi dan dimuat di blog ini sesuai katagorinya. Untuk pemasangan iklan private pada "banner jin" akan dimuat setelah kiriman di-approve oleh admin.

Iklan 125 X 125

Iklan 125 X 125

Iklan 125 X 125

My Little Family

My Little Family
Aku - Nurlita Dyah Asmarani - Shourraya Callista (2th)

16 March 2009

Sukmojati mengulas "Ilmu"

Panembahan Sukmojati sedang duduk di ruang pendopo Kelurahan. Ki Sukmo diminta oleh Ki Lurah untuk memberikan sedikit wejangan kepada para pamong desa tentang apapun yang berguna bagi mereka dalam mengemban amanat rakyat. Tampak di situ Jogoboyo, Carik, Jogotirto, Kepetengan, dan lain-lain petinggi desa. Sejenak Ki Sukmojati berdiam diri. Para pamong pun berdiam diri, menunggu dengan sabar keluarnya petuah dari Ki Sukmo, yang dikenal sebagai "sesepuh" Desa Langitan.

"Assalaamu alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh", Ki Sukmo membuka pembicaraan. Kontan dijawab oleh semua yang hadir,"Wa alaikum salaam warahmatullaahi wabarakaatuh". Lanjut Ki Sukmo,"Sang Hyang Murbhen Dhumadhi menciptakan alam semesta ini adalah agar Dia dikenal oleh semua ciptaan-Nya. Maka jadilah jagad raya ini beserta isinya. Manusia sebagai ciptaan yang paling sempurna, mendapat titah untuk memerintah di Kerajaan jagad Raya ini atas amanah Sang Hyang Welas Asih, agar menjadi rahmat bagi alam jagadnata ini. Diberilah manusia bekal berupa AKAL, yang mengandung segala bekal yang diperlukan manusia untuk memerintah Kerajaan Jagadraya ini." Kemudian Ki Sukmo terdiam.
Seluruh yang hadir pun ikut terdiam. Begitu lamanya Ki Sukmo terdiam, hingga tampak beberapa dari yang hadir mulai tak sabar. Sepertinya Ki Rogosukmo, petinggi keamanan desa yang dikenal digdaya dan berkanuragan tinggi, adalah yang paling tidak sabar. Kontan saja dia berkata,"Maaf Ki Sukmo. Mengapa tidak dilanjutkan ?". Ki Sukmo tersenyum. Terjadilah percakapan antar keduanya dengan disaksikan seluruh yang hadir.

Ki Sukmo :
"Mengapa engkau bertanya seperti itu Ki Rogosukmo ?"
Ki Rogosukmo :
"Ki Sukmo telah membuka wejangan, maka wajarlah kami menanti lanjutannya".
Ki Sukmo :
"Inilah awal hidup manusia di bumi. BERTANYA untuk TAHU, kemudian MENGERTI"
Mendengar penuturan Ki Sukmo lantas Ki Carik bersuara :
"Ki Sukmo, apakah hidup itu hanya sekedar untuk mengerti ?"
Jawab Ki Sukmo :
"Saat kita mengerti maka berilmulah kita. Wajiblah bagi siapapun yang mengerti untuk mengamalkannya."
Ki Carik :
"Mengapa kita harus mengamalkan apapun yang kita mengerti ?"
Ki Sukmo :
"Agar kita menjadi beradab. Menjadi manusia yang berbudi luhur dan ber-etika serta ber-estetika. Maka jadilah kita manusia yang sesungguhnya, yang layak untuk menjadi pemimpin bagi Kerajaan Jagadraya ini"

Tiba-tiba Ki Lurah pun ikut bertanya :
"Ki Sukmo, aku ini adalah pemimpin desa. Wajarlah bila aku harus lebih mendalami apa yang engkau wejangkan kepada kami. BERTANYA, lalu tahu, kemudian MENGERTI adalah proses tercurahnya ILMU. MENGAMALKAN ILMU adalah agar kita menjadi MANUSIA BERADAB yang ber-ETIKA dan ber-ESTETIKA. Hanya MANUSIA yang mampu memanusiakan dirinya dengan ILMU dan AMAL. Apakah seperti itu Ki Sukmo ?"
Ki Sukmo tersenyum sambil berkata :
"Benar Ki Lurah. Itulah yang membedakan kita dengan ciptaan Hyang Jagatnata yang lain."

Lantas terdiamlah semua yang hadir. Sesaat kemudian seorang pemuda yang dari tadi ikut mengamati dengan duduk paling belakang, berkata :
Ki Sukmo ...!!! Seperti apakah seharusnya seorang pemimpin yang manusiawi ?"
Ki Sukmo kaget, tapi kemudian menjawab :
"Dia harus ber LOGIKA, ber-ETIKA, dan ber-ESTETIKA ..."
Pemuda :
"Seperti apa pemimpin yang ber-LOGIKA ?"
Ki Sukmo :
"Berpikir sederhana dengan menggunakan akal jernih dan hati bersih. Sebagai indikatornya adalah mewujudnya perilaku yang ber-etika dan ber-estetika yang murni. Tidak dibuat-buat ....."

Semua yang hadir manggut-manggut dengan beragam pemahaman yang ditangkap oleh masing-masing yang hadir.
.......................................................



3 komentar:

Tria Risma berkomentar :

:-Lb-(

Tria Risma berkomentar :

:-L

obatherbalku24 berkomentar :

terimakasih ada motivasi yang di dapat.

Beri Komentar

 

Public Ads Info

PT. Reyvita Salsabila. Agen perjalanan untuk ONH Plus, domestik, dan luar negeri. Kantor pusat Jl. A. Wahab Syahrani - Samarinda - Kalimantan Timur. Contact Person : Syafii Jafar (08125523874).

In house Training. Komunitas Pengembangan Teknologi - Polnes telah membuka in house training untuk beberapa paket : Instrumentasi, Interface Programming, Microprocessor, C++ and Assemby Programming. Contact person : Supriadi, SST (081347543575), Agusma W, SST (081350092747), Arif Bram, SST (081347023452).

Kumpulblogger.com Ads Info

Terawangan (percaya atau tidak)

Petarung Linglung.06 Maret 2009, 15:28 PM. Arena pertarungan adalah tempat favoritnya. Senjata adalah mainannya. Berbagai jurus adalah makanannya. Segala bentuk kanuragan dan ilmu kedigdayaan habis tuntas dirampas.Si petarung sekarang merasa telah mencapai titik puncak kejayaan. Nun jauh di sana, sang waktu sedang menanti bertemunya para pemuja petarung dengan orang-orang yang terbantai, bertempurnya dua kekuatan. Puncak kemenangan dan puncak gundah gulana teraniaya. Wallahu a'lam. (sumber : dirahasiakan).

Pemicu sudah tercipta.Maha Besar Allah. Akhirnya pemicu terjadinya takdir-Nya ternyata ditimbulkan dari orang-orang yang memang akan "dimusnahkan"-Nya, bukan dari para pejuang kebenaran. Tunggu saja dan waspada terhadap kaum munafik. Sabar adalah kunci, istiqomah adalah pelindung. (sumber : dirahasiakan).

"Huru-hara besar".Sekitar bulan ketiga tahun 2009 akan terjadi huru-hara besar yang menjadi awal dari huru-hara yang lebih besar lagi. (sumber : dirahasiakan).

Kursi Panas.“Kursi-kursi” yang ada di seantero bumi Nusantara sekarang ini telah banyak yang meningkat suhunya. Entah disengaja atau tidak, setiap orang yang melihat menjadi “enggan”, setiap orang yang duduk di sana menjadi “panas” dan menimbulkan energi “panas” di sekitarnya. Waspada bagi yang melihat, segera introspeksi yang sedang duduk di sana. (sumber : dirahasiakan).

Injury Time.Layaknya permainan sepak bola, sekarang ini sedang berlangsung “injury time” bagi yang sedang “berkuasa” atau yang sedang “menguasai lapangan pemainan”. Semoga “injury time” ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi “semua tim”. Tetapi perlu diwaspadai, event “suddent death” bisa terjadi setiap saat. (sumber : dirahasiakan).

"Rudal nyasar".Tidak selamanya alat “pelacak panas” yang terpasang di setiap “rudal” dapat berfungsi dengan baik. Ada kalanya oleh karena sesuatu dan lain hal, bisa terjadi peristiwa “rudal nyasar”. Bisa dipastikan peristiwa “rudal nyasar” akan berakibat buruk bagi target yang sesungguhnya bukan target. Perlu diwaspadai : “yang dianggap salah belum tentu salah, yang merasa benar sudah pasti tidak benar”. “Rudal nyasar” kebanyakan terjadi oleh karena salah menterjemahkan kata “benar dan salah”. (sumber : dirahasiakan).

Conteng saya.Sekarang ini, langit telah dipenuhi oleh do’a-do’a yang pada intinya bermakna “conteng saya” yang bertarung dengan kemurnian do’a orang-orang yang teraniaya. Do’a-do’a yang bermakna “conteng saya” tetap akan berjaya selama “injury time”. (sumber : dirahasiakan).

Satria emas berkuda putih.Akan datang “satria emas berkuda putih” dengan membawa “seribu pasukan langit” yang tidak tampak bagi hati yang “tertutup nafsu”. Kedatangannya disebabkan oleh “gudang langit” yang sudah tidak mampu lagi menampung do’a orang-orang yang teraniaya. (sumber : dirahasiakan).

Pengikut

Komentar Terbaru

sang-rajawali.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com | Fully redesigned template by Onny Gaffar | or please Contact Me