Sang-rajawali.blogspot.com

Situs personal yang memuat artikel tentang seni, budaya, filsafat, religi, humaniora, mistik, politik, teknologi, free-stuff.
Kirimkan artikel/iklan anda ke : admin.sang-rajawali.blogspot.com. Artikel yang sesuai dengan konten blog ini akan diseleksi dan dimuat di blog ini sesuai katagorinya. Untuk pemasangan iklan private pada "banner jin" akan dimuat setelah kiriman di-approve oleh admin.

Iklan 125 X 125

Iklan 125 X 125

Iklan 125 X 125

My Little Family

My Little Family
Aku - Nurlita Dyah Asmarani - Shourraya Callista (2th)

15 May 2007

Sejarah BATHOSHAI (Bagian 1)

Bathoshai awalnya adalah sekumpulan mahasiswa Polnes (Politeknik Negeri Samarinda) yang terdiri dari berbagai jurusan, berbagai macam latar belakang hidup, suku, agama, dan ras. Lebih banyak dari mereka adalah para pengurus HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan). Saat itu (tahun 1997) aku baru saja terdaftar di Polnes sebagai staf pengajar baru dan langsung dipercaya sebagai pembina mahasiswa. Entah karena latar belakang kebiasaanku di masa kuliah yang selalu menikmati suasana kehidupan kampus selama 24 jam, ataukah faktor lain, yang jelas antara aku dan mereka lambat laun terjalin hubungan yang erat oleh karena frekuensi bertemu yang cukup tinggi dalam segala keadaan dan suasana di saat itu.


Awalnya, kumpulan ini lebih banyak membahas strategi-strategi ke depan tentang kehidupan dan aktivitas kemahasiswaan di Polnes. Lambat laun isi obrolan berkembang ke hal-hal yang lebih luas dan hampir-hampir tidak berbatas. Wajar mungkin, karena faktor waktu luang yang tersedia di malam hari sangat mendukung terjadinya kondisi seperti ini.

Tepat sekitar tahun 1999 mereka bersepakat untuk berkomitmen di dalam suatu komunitas yang terkonsentrasi untuk membicarakan masalah hati yang saat itu dinamai "Majelis Pengkajian Hati". Dan mereka memintaku sebagai nara sumber di setiap pertemuan yang tidak terjadwal. Nama ini dipilih oleh karena kemajemukan keyakinan dari semua anggota yang ada, Islam, Kristen Protestan, Budha, Katholik, Aliran Kepercayaan, dan bahkan kulihat ada juga yang atheis walau tidak terlihat secara nyata.

Sedikit aneh memang, apapun pendapat tentang mereka, khususnya semua orang di sekitar, pada kenyataannya Polnes secara tidak langsung sangat bergantung dengan mereka, terutama dalam menghadapi event-event penting, baik mereka terlibat secara langsung maupun tidak langsung. Dan bahkan terkadang hal-hal seputar kehidupan sehari-hari yang seharusnya bukan takaran usia mereka, banyak orang lebih bergantung pada mereka, tidak terkecuali masyarakat sekitar Polnes.

Di tahun 2002, Polnes mempercayakan kepada mereka untuk mengikuti Indonesian Robot Contest (IRC) di Surabaya, yang mau tidak mau menjadi tantangan besar bagi mereka untuk dapat mengenalkan Polnes ke dunia luar. Harus diakui saat itu Polnes hanya tercatat sebagai salah satu Politeknik di Indonesia tanpa banyak orang mengenalnya.
Usaha mereka saat itu tidak begitu mendapatkan dukungan yang cukup, walau Polnes sangat membanggakannya, terbukti dengan hadirnya Bapak Gubernur (saat itu adalah H. Suwarna, A.F) di dalam acara Ekspedisi road to IRC 2002 yang diadakan Polnes, biasa .... gaya retorika para birokrat untuk mengenalkan jualan mereka yang sudah barang tentu masih patut diajukan pertanyaan sebanyak mungkin apa tujuannya, bagaimana mencapainya, adakah proses evaluasinya, dan apa tindaklanjut dari evaluasi yang telah dilakukan.

Atas rembukan di antara mereka, akhirnya robot buatan mereka dinamai "Bathoshai", yang diambil dari salah satu kartun TV saat itu yang mencerminkan seorang pendekar samurai dengan karakter yang unik : tak banyak bicara, tak pernah melawan yang bukan tandingan, tak suka menunjukkan diri, selalu lemah lembut walau akan lebih kasar bila ada yang memaksa, selalu menunduk bila berjalan, membunuh tanpa ekspresi .........

Akhirnya mereka kalah di IRC 2002 Surabaya, maklum anak desa pergi ke kota dengan hanya berbekal semangat dan sedikit makanan dan minuman, tanpa sepeser rupiah dan alamat yang jelas. Pada akhirnya nama "bathoshai" diabadikan sebagai nama majelis/komunitas mereka, dan hampir semua orang mengenalnya.

Atas permintaan mereka, kucoba untuk membuat makna/arti kata "bathoshai". Akhirnya, setelah kucoba memohon petunjuk Allah kudapatkan maknanya dalam bentuk huruf-huruf arab, yaitu "ba", "tho", sha", "alif" yang jika dipadankan menjadi "bi barokallahi wa tho'ati wa shabri minal ikhlas" yang artinya "Dengan berharap berkah Allah dengan menjalankan keta'atan penuh kesabaran dari perilaku yang ikhlas".

Seperti layaknya komunitas-komunitas lain, "bathoshai" juga mengalami regenerasi ..........

berikutnya .............. Sejarah Bathoshai Bag. 2



4 komentar:

Arief berkomentar :

wachhh, untuk postnya jangan pake fasilitas yang ini be, coz html tagsnya gak lengkap cuma some aja... coba liat blogs yang untuk friendster, kyaknya untus post dia bisa kasih open untuk banyak tag html, jadi bisa animated buat yang ngisi post...

padahal udah mau ngasih animatednya bhathoshai, batal dee, capee deee

Anonymous berkomentar :

Salam Bathosai !!

sejarah bathosai, seperti yg ditulis memang benar karena ak ikut terlibat didalamnya. bathosai di elektro sebagai Geng GAIB. ak baru tahu klo bathosai masih eksis.entah seperti apa saat ini kegiatannya, apa msh seperti dulu.

ok bos salam

Pangeran Kegelapan

ranu.dewabrata@mail.bni.co.id

azies berkomentar :

sungguh kisah yang sangat menggugah bagi orang2 yang pernah berada didalam maupun didekitar bathosai...

aku sendiri sampai saat ini belom tau apakah juga termasuk dalam bathosai atau tidak, tapi apapun itu tanpa bathosai aku mungkin tak pernah punya semangat yang terarah seperti saat ini.

kala aku terperosok dilembah kegelapan bathosailah yang dateng untuk membantu mencari cahaya,hanya dibathosai aku merasakan arti dari sebuah persahabatan dan kekeluargaan..

ma'af ya babe cuma bisa ngasi comment segini aja,abis air mata rasanya mau menetes saat mengingat semua yang telah aku alami di bathosai.

terima kasih buat bapak Achmad Fanany Onnilita Gaffar yang telah menjadi bapak,babe,orang tua,teman, dan saudara untuk aku.

salam kangen dari ananda

Former Bathosai berkomentar :

Sambungannya mana pak?Udh lma saya tggu-tggu ko g da?

Beri Komentar

 

Public Ads Info

PT. Reyvita Salsabila. Agen perjalanan untuk ONH Plus, domestik, dan luar negeri. Kantor pusat Jl. A. Wahab Syahrani - Samarinda - Kalimantan Timur. Contact Person : Syafii Jafar (08125523874).

In house Training. Komunitas Pengembangan Teknologi - Polnes telah membuka in house training untuk beberapa paket : Instrumentasi, Interface Programming, Microprocessor, C++ and Assemby Programming. Contact person : Supriadi, SST (081347543575), Agusma W, SST (081350092747), Arif Bram, SST (081347023452).

Kumpulblogger.com Ads Info

Terawangan (percaya atau tidak)

Petarung Linglung.06 Maret 2009, 15:28 PM. Arena pertarungan adalah tempat favoritnya. Senjata adalah mainannya. Berbagai jurus adalah makanannya. Segala bentuk kanuragan dan ilmu kedigdayaan habis tuntas dirampas.Si petarung sekarang merasa telah mencapai titik puncak kejayaan. Nun jauh di sana, sang waktu sedang menanti bertemunya para pemuja petarung dengan orang-orang yang terbantai, bertempurnya dua kekuatan. Puncak kemenangan dan puncak gundah gulana teraniaya. Wallahu a'lam. (sumber : dirahasiakan).

Pemicu sudah tercipta.Maha Besar Allah. Akhirnya pemicu terjadinya takdir-Nya ternyata ditimbulkan dari orang-orang yang memang akan "dimusnahkan"-Nya, bukan dari para pejuang kebenaran. Tunggu saja dan waspada terhadap kaum munafik. Sabar adalah kunci, istiqomah adalah pelindung. (sumber : dirahasiakan).

"Huru-hara besar".Sekitar bulan ketiga tahun 2009 akan terjadi huru-hara besar yang menjadi awal dari huru-hara yang lebih besar lagi. (sumber : dirahasiakan).

Kursi Panas.“Kursi-kursi” yang ada di seantero bumi Nusantara sekarang ini telah banyak yang meningkat suhunya. Entah disengaja atau tidak, setiap orang yang melihat menjadi “enggan”, setiap orang yang duduk di sana menjadi “panas” dan menimbulkan energi “panas” di sekitarnya. Waspada bagi yang melihat, segera introspeksi yang sedang duduk di sana. (sumber : dirahasiakan).

Injury Time.Layaknya permainan sepak bola, sekarang ini sedang berlangsung “injury time” bagi yang sedang “berkuasa” atau yang sedang “menguasai lapangan pemainan”. Semoga “injury time” ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi “semua tim”. Tetapi perlu diwaspadai, event “suddent death” bisa terjadi setiap saat. (sumber : dirahasiakan).

"Rudal nyasar".Tidak selamanya alat “pelacak panas” yang terpasang di setiap “rudal” dapat berfungsi dengan baik. Ada kalanya oleh karena sesuatu dan lain hal, bisa terjadi peristiwa “rudal nyasar”. Bisa dipastikan peristiwa “rudal nyasar” akan berakibat buruk bagi target yang sesungguhnya bukan target. Perlu diwaspadai : “yang dianggap salah belum tentu salah, yang merasa benar sudah pasti tidak benar”. “Rudal nyasar” kebanyakan terjadi oleh karena salah menterjemahkan kata “benar dan salah”. (sumber : dirahasiakan).

Conteng saya.Sekarang ini, langit telah dipenuhi oleh do’a-do’a yang pada intinya bermakna “conteng saya” yang bertarung dengan kemurnian do’a orang-orang yang teraniaya. Do’a-do’a yang bermakna “conteng saya” tetap akan berjaya selama “injury time”. (sumber : dirahasiakan).

Satria emas berkuda putih.Akan datang “satria emas berkuda putih” dengan membawa “seribu pasukan langit” yang tidak tampak bagi hati yang “tertutup nafsu”. Kedatangannya disebabkan oleh “gudang langit” yang sudah tidak mampu lagi menampung do’a orang-orang yang teraniaya. (sumber : dirahasiakan).

Pengikut

Komentar Terbaru

sang-rajawali.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com | Fully redesigned template by Onny Gaffar | or please Contact Me